Halo semuanya,
Di awal Juli ini saya akan menulis artikel tentang Oracle BI Publisher. Mohon maaf, janji saya pada post sebelumnya tentang data warehouse belum bisa saya penuhi sekarang karena tulisan tentang data warehouse sifatnya sangat konseptual dan rupanya cukup njelimet (rumit) dan malas juga untuk menyusun tulisan tentang data warehouse agar mudah dibaca dan dipahami oleh pembaca,
. Baik, kali ini saya akan langsung membahas tentang salah satu bagian dari pembangunan data warehouse, yaitu reporting system, utamanya tentang kakas (tool) yang saya gunakan pada saat kerja praktek ini yaitu Oracle BI Publisher.
Sebaiknya, Anda mengetahui dulu keterkaitan antara data warehouse dan reporting system. Kalau Anda sudah tahu, silakan lewatkan (skip) paragraf ini untuk beralih ke paragraf berikutnya
. Data warehouse (bagian yang lebih detail dan teknis ada di post yang lain
) dibuat dengan tujuan untuk melakukan analisis terhadap data historis yang dimiliki oleh suatu organisasi (umumnya korporat), dan analisis ini digunakan sebagai penunjang keputusan atau kebijakan yang akan diambil oleh perusahaan. Nah, hasil akhir dari analisis data historis tadi bisa berupa berbagai laporan yang ditujukan untuk kalangan eksekutif perusahaan (umunya top level management). Contoh: Laporan hasil penjualan produk XXX (jangan ngeres dulu ya…
) di seluruh Indonesia yang akan ditujukan untuk manajer pemasaran PT XYZ. Laporan ini nantinya bisa dilihat lebih detail per provinsi (misalnya), atau per kabupaten, sehingga sang manajer pemasaran bisa tahu tren pasar secara hierarkis (dari nasional ke aras/level di bawahnya) dari laporan tersebut. Dari situ akhirnya sang manajer bisa memutuskan langkah perusahaan ke depan terkait dengan strategi pemasaran produk tersebut. Got the point?

Salah satu kakas (tool) yang cukup andal dalam masalah enterprise reporting system ini adalah Oracle BI Publisher (dulu bernama XML Publisher, karena data mentah keluarannya berformat XML, bahkan hingga saat ini). Ada beberapa kelebihan tentang kakas ini, yaitu:
- Terintegrasi dengan Micro$*ft Word, jadi, pengguna enterprise reporting system bisa melakukan pembangunan template laporan menggunakan kakas dokumen produksi Micro$*ft yang mudah dipakai
dan mahal ini. Yang perlu Anda catat, Word Template Builder ini perlu platform .NET 2.0 agar bisa digunakan. - Mampu mendukung pengiriman lebih dari satu channel (web, FTP, e-mail, faks, printer).
- Mampu mendukung format keluaran yang bermacam-macam (XML/mentah, HTML, MHTML, PDF, CSV, PPT).
- Menyediakan fasilitas penjadwalan untuk pengiriman laporan (sepertinya ini merupakan standar dari suatu enterprise reporting system).
- Menyediakan layanan web service, sehingga fasilitas pembangkitan laporan bisa dipanggil melalui aplikasi lain.
- Mampu mendukung template animasi Flash, jadi laporan yang dibuat bisa menjadi laporan yang menarik dan interaktif.
- Mampu mendukung berbagai sistem manajemen basis data (RDBMS); tidak terbatas keluarga Oracle saja. Anda juga bisa mengambil data yang berada pada RDBMS MySQL, dan RDBMS lain asalkan didukung oleh Java Database Connectivity (JDBC)
. Satu lagi, Anda bisa langsung menjadikan file XML sebagai sumber data, asalkan skemanya sesuai. Pembahasan tentang skema XML ini masuk ke bagian teknis, dan tidak akan dibahas di sini.
Baru 7 hal tersebut kelebihan Oracle BI Publisher yang saya ketahui sejauh ini. Saya belum pernah membandingkan aplikasi enterprise reporting system yang lain, jadi pendapat di atas masih kurang objektif. Harap maklum saja, sebelumnya saya hanya mendapatkan teori dan konsep saja pada saat kuliah
.
Sementara itu, beberapa hal yang menurut saya “kurang” dari kakas ini adalah tentu saja dari segi harga
. Yup, Oracle BI Publisher memang termasuk golongan aplikasi proprietary yang biasa dipakai kalangan korporat. Tapi tentu saja kocek dan kemampuan menurut saya sudah cukup sebanding. Hehe, beruntung juga saya bisa mencoba satu contoh kakas mahal secara legal.
Apabila Anda tertarik untuk melihat aplikasi Oracle BI Publisher, silakan kunjungi halaman resminya, dan apabila Anda ingin tahu lebih banyak tentang cara penggunaannya, silakan kunjungi blog Oracle BI Publisher.
Sampai di sini dulu tulisan pengantar dari saya tentang Oracle BI Publisher. Sampai jumpa di tulisan selanjutnya tentang langkah instalasi dan konfigurasi Oracle BI Publisher. Saya berencana untuk mempublikasikan banyak artikel seputar kerja saya di sini, termasuk tentang Oracle BI Publisher
. Terakhir, mohon koreksi apabila Anda menemui kesalahan.
-KnightDNA-






Ho2, awak punya pengalaman buruk dengan Oracle nih, selalu saja menemui kekurangan virtual memory, he2,.
Si dhika dan Amir tuh berkutat dengan Oracle dan Jdev sepanjang KP,.
wanjrit…..
KPnya serem abis…..
KP gw mah gampang2 doang yaz…
karena vendor…. jadi kegampangan….
@Zero:
hahaha… nambah RAM lah… bukannya sekarang udah pada murah kan. Ntar kalo gajian beli baru, update jadi 2GB sekalian 
Makanya To, ikut mentoring
Soal Oracle, gue emang pake Oracle sih buat DBMSnya, tapi gak harus Oracle kok… kebetulan aja itu produknya perusahaan Oracle
@Petra:
. Kalo kerjaan udah beres ya tinggal nunggu dari PLN lagi soal laporan yang pengen di-generate. Kalo pas gak ada kerjaan ya… nganggur2 juga
Wah, KP gue gak seserem yang elo kira kok Pet. Tapi gak gampang juga (terutama kalo bos kasih “setoran” kerjaan)
BI Publisher setipe gak bro ma BusinessObject ato klo yang opensource Pentaho Suite bwat data warehouse ?
kape loe serem abis..
gue di INCO soroako cuman integrate database doang..
@Kiki
Hmm…
AFAIK, BI Publisher itu bagian dari Oracle Business Intelligence yang mengerjakan bagian reporting. Business Intelligence itu sendiri fungsinya ada banyak, antara lain: analisis (OLAP), reporting, dan juga data mining.
Kalo BusinessObject ato Pentaho itu satu set kakas (tool) buat Business Intelligence yang lengkap, sementara mereka ada kakas khusus untuk masing-masing fungsi business intelligence tadi. Setahuku kalo BusinessObject itu CrystalReports, sementara Pentaho itu PentahoReporting.
Jadi, BI Publisher itu setara sama CrystalReports ato PentahoReporting bukan BusinessObject ato Pentaho Suite-nya. Ada juga aplikasi lain yang sejenis kayak Cognos. Biasanya reporting tool ini tergantung sama teknologi yang biasa dipake sama perusahaan. Kalo Oracle ya BI Publisher, kalo IBM ya Cognos, dsj.
CMIIW
Ntar kalo sempet, saya bakal nulis artikel soal Business Intelligence.
Salam buat anak2 ITS ya…